KEDIRI, MaTaSaRoJa.Id – Rangkaian Turnamen Bola Voly Walikota Cup antar pelajar SMA/SMK yang diselenggarakan atas kerjasama LSM Saroja bersama Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kediri telah mencapai puncak Turnamen dengan terlaksananya partai Final putra putri.
Alur pertandingan yang yang mulai digelar Sabtu malam (19/07/2025) berjalan panjang mengingat kekuatan tim Finalis sama kuat hingga berakhir pada minggu (20/07/2025) dini hari.
Di pertandingan tim putri antara SMA N 1 Pare melawan SMA N 7 Kediri berjalan selam 5 set pertandingan. Dengan segala kemampuannya Tim SMA N 7 Kediri akhirnya bisa menuntaskan pertandingan dengan kemenangan 3-2, cukup mengantarkan ke Puncak Juara. Sementara tim SMA N 1 Pare harus mengakui ketangguhan lawannya kendati perlawanan sengit ditunjukkan selam pertandingan.
Di pertandingan tim putra antara SMAN 7 Kota Kediri melawan SMAN 1 Plosoklaten juga berlangsung sengit selama 5 set pertandingan. Unggul 2 kemenangan di 2 set awal membuat tim SMA N 1 Plosoklaten sedikit kelelahan dan memuluskan langkah SMA N 7 Kediri memenangkan 2 set berikutnya. Skor 2-2 menjadikan pertandingan harus diselesaikan di set ke 5. Dan di set penentuan inilah kedua tim saling jual beli spek hingga akhirnya SMA N 1 Plosoklaten harus mengakui keunggulan SMA N 7 setelah menyerah dengan poin 15-13. Mengantrakan SMAN 7 menduduki singgasana juara 1 Turnamen.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kediri Adi Prayitno ditemui seusai pertandingan mengungkapkan Kesan dan harapannya tentang perheltan Turnamen ini.
“AlhamduliLLah Turnamen berjalan dengan baik, Dan AlhamduliLLah Saroja sudah menginisiasi terselenggaranya Turnamen Bola Voly Pelajar tahun ini. Dan disinilah wadah untuk mengasah prestasi siswa, kalau disekolah ada eskul disinilah wadah mengasahn bakatnya” ungkap Adi Prayitno.
Lebih lanjut Kacabdisdik Adi Prayitno juga berharap adanya motifasi tim sekolahan yang lain lebih meningkatkan latihan dan prestasinya di bidang olah raga khususnya bola voly.
“Dan saya berharap serta memberikan motivasi kepada sekolahan yang lain juga para guru penjas untuk lebih giat melatih anak didiknya supaya bisa lebih berprestasi di turnamen mendatang” tutupnya. (*/chim)