KEDIRI, MaTaSaRoJa.Id – Ditengah era modernisasi yang terus berkembang yang diiringi pesatnya kemajuan tehnologi, semakin mudahnya budaya asing masuk ke Indonesia hingga daerah pelosok. Hal ini tentu menjadi ancaman untuk kelestarian kesenian budaya lokal asli Daerah.
Pengaruh masuknya budaya asing melalui tehnologi yang semakin canggih tentunya akan berdampak pada kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal hingga terjadi pergeseran lebih cinta dan gandrung pada budaya asing.
Dalam upaya menumbuh kembangkan kecintaan terhadap budaya asli daerah dan melestarikan budaya warisan leluhur masyarakat Ngampel melalui Pokmas Ngampel Bersatu menggelar seni Jemblung Putra Budaya asli dari Kota Kediri pada Sabtu malam (29/11/2025) bertempat di halaman TPQ Darussalam RT 08 RW 02 Ngampel.
Kepala Kelurahan Ngampel yang hadir bersama 3 pilar Ngampel mengapresiasi usulan masyarakat melalui Pokmas Ngampel Bersatu dengan menggelar Kesenian Jemblung.
“Sebagai Kepala Kelurahan Ngampel saya mengapresiasi atas terselenggaranya pementasan Kesenian Jemblung yang merupakan kesenian Asli Kediri, tentunya ini merupakan langkah kongkrit dalam upaya menguri uri salah satu kesenian budaya Asli Kediri.” Tutur Lurah Ngampel.
Ketua Pokmas Ngampel Bersatu Kodrat Giono menjelaskan tujuan dari pergelaran Kesenian Jemblung Putra Budaya sebagai upaya melestarikan kesenian dan juga edukasi sekaligus pengenalan kseenian jemblung kepada generasi muda.
“Tujuan dari pementasan kesenian jemblung untuk mengedukasi dan mengenalkan kesenian tradisional kepada generasi muda untuk lebih paham akan kesenian tradisional asli kediri, dengan harapan bisa ikut melestarikan budaya asli Kediri” jelasnya.
Ungkapan apresiasi juga disampaikan Pimpinan Kesenian Jemblung Prof Sujiman yang juga bertindak sebagai dalang dalam pegelaran jemblung pada malam ini
“Terimakasih saya sampaikan ke Masyarakat Ngampel, Menurut saya ini adalah satu terobosan yang berani, di era saat ini masih ada yang peduli dengan kesenian Jemblung yang hampir dilupakan oleh kalayak umum”. Ungkap Sujiman.
Pementasan yang berlangsung selama 3 jam tersebut mengundang animo masyarakat untuk hadir langsung menyaksikan. Hadir dalam acara LPMK Ngampel, Beserta segenap LKK Ngampel. (*/chim)