KEDIRI, MaTaSaRoJa.Id – Rabu (17/12/2025) MUSDA VII Dewan Pimoinan Daerah LDII Kota Kediri secara resmi digelar bertempat di Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri. Musda VII Di ikuti oleh sekitar 500 peserta dari jajaran DPD, PC, dan PAC yang tersebar di Kota Kediri. Dalam Musda akan disampaiakan Laporan pertanggung jawaban Ketua dan Pengurus DPD Lima Tahun Terakhir, penyususnan program kerja Lima Tahun Kedepan dan pemilihan Ketua beserta Pengurus DPD untuk periode Lima Tahun kedepan.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Perform Pecak Silat Persinas, Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an, Pembacaan Doa, dan sambutan sambutan. Dalam sambutannya Ketua DPD LDII Kota Kediri H. Agung Riyanto memaparkan rangkaian Musda diisi dengan berbagai kegiatan positif mengusung tema mewujudkan SDM profesional dan religius.
“Rangakaian Musda VII ada seminar, Bazar, Penghijauan, dan Bhakti sosial, untuk temanya kami mengusung tema Mewujudkan Sumber daya manusia Profesional Religius Untuk Kota Kediri MAPAN menuju Indonesia Emas 2025,” Paparnya.
Sementara itu Ketua DPW LDII Jawa Timur Ir. Moch. Amrodji Konawi, menyampaikan pentingnya sinergi anatara Ulama dan Umaro untuk mencapai Pembangunan suatu Daerah yang merata.
“Hubungan antar harus terjaga dengan baik. Baik secara vertikal maupun Horizontal antara ulama dan umaro, dan Disisni saya menyakasikan betapa eratnya hubungan baik terjaga. Musda kali ini adalah bukti sinergitas terjaga dengan baik dengan dihadiri langsung Oleh Walikota Kediri beserta segenap jajaran Forkopimda Kota Kediri. Juga dari Saudara PCNU dan PD Muhammadiyah Kota Kediri” ungkapnya.
Walikota Kediri yang menutup sesi sambutan menyampaikan apresiasinya kepada DPD LDII Kota Kediri atas kontribusinya dalam pembangunan di Kota Kediri, salah satunya dengan pembinaan Sumber Daya Manusia yang unggul dan berkarakter.
“Kami sampaikan apresiasi kepada Dewan Pimpinan Daerah LDII Kota Kediri atas kontribusinya untuk Pembangunan Kota Kediri. Saat ini Kota Kediri tengah gencar melakukan pembangunan, namun keberhasilan pembangunan Kota Kediri tak bisa diraih tanpa kontribusi dan dukungan seluruh eleman,” tegasnya.
Walikota termuda ini juga mengapresiasi terhadap program urban Farming yang digalakan LDII.
“Saya sangat terkesan disini para santri muda diajari pertanian dan perkebunan, kalau pada umumnya untuk generasi usia muda remaja jarang yang suka dengan pertanian” tandasnya
Untuk pentupan acara dilakukan pemukulan Gong oleh Walikota Kediri Vinanda Prameswati, S.H.,M.Kn. sebagai tanda dimulainya Musda. Tak sampai disitu ceremony ditutup dengan pemeberian cindera mata dan bakti sosial kepada 3 perwakilan dari masing masing kecamatan di Kota Kediri.
Seusai acara rombongan Walikota Kediri didampingi forkopimda dan juga Pengurus DPD LDII meninjau lokasi Bazar UMKM di Lingkungan Pondok Pesantren Wali Barokah yang menjajakan aneka olahan UMKM dari Ponpes Wali Barokah.
Hadir dalam acara pembukaan Musda VII LDII Wakil Walikota Kediri, Jajaran Pimpinan DPRD Kota Kediri, Forkopimda Kota Kediri, Perwakilan DPRD Jawa Timur, Ketua PCNU Kota Kediri, Perwakilan MUI , FKUB, PD Muhammadiyah Kota Kediri. (*/chim)